halaman

berita

Penerapan motor mikro dalam industri otomotif

Seiring dengan perkembangan elektronika dan kecerdasan otomotif, penerapan motor mikro dalam mobil juga semakin meningkat. Motor mikro terutama digunakan untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan, seperti pengaturan jendela elektrik, pengaturan kursi elektrik, ventilasi dan pijat kursi, pembukaan pintu samping elektrik, pintu bagasi elektrik, rotasi kaca depan, dll. Pada saat yang sama, motor mikro juga digunakan untuk pengemudian yang cerdas dan nyaman seperti power steering elektrik, parkir elektrik, motor bantu rem, dll., serta kontrol presisi cerdas seperti pompa air elektronik, ventilasi udara elektronik, pompa pembersih kaca depan, dll. Dalam beberapa tahun terakhir, pintu bagasi elektrik, gagang pintu elektrik, rotasi kaca depan, dan fungsi lainnya secara bertahap menjadi konfigurasi standar kendaraan energi baru, menunjukkan pentingnya motor mikro dalam industri otomotif.

Status penerapan mikromotor di industri otomotif
1. Ringan, tipis, dan ringkas
Bentuk motor mikro otomotif berkembang ke arah yang pipih, berbentuk cakram, ringan, dan pendek untuk menyesuaikan kebutuhan lingkungan otomotif tertentu. Untuk mengurangi ukuran keseluruhan, pertama-tama pertimbangkan penggunaan material magnet permanen NdFeB berkinerja tinggi. Misalnya, berat magnet starter ferit 1000W adalah 220g. Dengan menggunakan magnet NdFeB, beratnya hanya 68g. Motor starter dan generator dirancang menjadi satu unit, yang mengurangi berat hingga setengahnya dibandingkan dengan unit terpisah. Motor magnet permanen DC dengan rotor lilitan kawat tipe cakram dan rotor lilitan tercetak telah dikembangkan di dalam dan luar negeri, yang juga dapat digunakan untuk pendinginan dan ventilasi tangki air mesin dan kondensor AC. Motor stepper magnet permanen pipih dapat digunakan dalam berbagai perangkat elektronik seperti speedometer mobil dan taksimeter. Baru-baru ini, Jepang telah memperkenalkan motor kipas sentrifugal ultra tipis dengan ketebalan hanya 20mm dan dapat dipasang pada dinding rangka kecil. Digunakan untuk ventilasi dan pendinginan dalam berbagai kesempatan.

2. Efisiensi
Sebagai contoh, setelah motor wiper meningkatkan struktur reduktornya, beban pada bantalan motor telah berkurang secara signifikan (hingga 95%), volumenya berkurang, beratnya berkurang hingga 36%, dan torsi motor meningkat hingga 25%. Saat ini, sebagian besar motor mikro otomotif menggunakan magnet ferit. Seiring dengan peningkatan kinerja biaya magnet NdFeB, magnet ini akan menggantikan magnet ferit, sehingga membuat motor mikro otomotif lebih ringan dan lebih efisien.

3. Tanpa sikat

Sesuai dengan persyaratan kontrol otomotif dan otomatisasi penggerak, mengurangi tingkat kegagalan, dan menghilangkan interferensi radio, dengan dukungan material magnet permanen berkinerja tinggi, teknologi elektronika daya, dan teknologi mikroelektronika, motor DC magnet permanen dengan berbagai spesifikasi yang banyak digunakan dalam otomotif akan dikembangkan ke arah pengembangan motor sikat.

4. Kontrol motor berbasis DSP

Pada mobil kelas atas dan mewah, motor mikro dikendalikan oleh DSP (beberapa menggunakan bagian kontrol elektronik yang ditempatkan di penutup ujung motor untuk mengintegrasikan unit kontrol dan motor). Dengan memahami berapa banyak motor mikro yang dilengkapi pada sebuah mobil, kita dapat mengamati tingkat konfigurasi, kenyamanan, dan kemewahan mobil tersebut. Di era ekspansi pesat permintaan otomotif saat ini, jangkauan aplikasi motor mikro otomotif semakin luas, dan masuknya modal asing juga telah memperketat persaingan di industri motor mikro. Namun, fenomena ini dapat menggambarkan bahwa prospek pengembangan motor mikro otomotif sangat luas, dan motor mikro juga akan mencapai prestasi besar di bidang elektronik otomotif.


Waktu posting: 01-Des-2023